Skip to content

Selamat Datang di GALERY JAM TANGAN

100% Original Product

Garansi Resmi

Kualitas Terjamin

News

Mengenal Fungsi Bezel pada Jam Tangan: Lebih dari Sekadar Hiasan

23 Sep 2026 0 Comments

Saat melihat jam tangan, perhatian kita biasanya langsung tertuju pada dial, jarum, atau merek yang tertera di sana. Padahal ada satu komponen yang sering luput dari perhatian, yaitu cincin yang mengelilingi kaca jam. Komponen inilah yang disebut bezel. Sekilas tampak seperti bingkai biasa, tetapi pada banyak jam tangan, bezel justru menyimpan fungsi praktis yang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam situasi yang menuntut ketelitian tinggi.

Apa Itu Bezel?

Bezel adalah cincin logam, keramik, atau material lain yang berada di sekeliling kaca jam dan menahannya agar tetap terpasang pada casing. Secara umum bezel terbagi menjadi dua jenis: bezel tetap (fixed bezel) yang tidak bisa diputar, dan bezel putar (rotating bezel) yang bisa digerakkan searah jarum jam, berlawanan arah, atau keduanya. Pada bezel yang fungsional, biasanya terdapat angka, skala, atau penanda yang dirancang untuk membantu pengguna melakukan perhitungan tertentu tanpa alat tambahan.

Fungsi Dasar: Pelindung Kaca dan Elemen Desain

Sebelum membahas fungsi yang lebih teknis, perlu dipahami bahwa semua bezel memiliki peran dasar sebagai pelindung. Bezel sedikit menonjol di atas permukaan kaca sehingga ketika jam terbentur, bezel-lah yang pertama menahan benturan. Ini mengurangi risiko kaca tergores atau retak. Selain itu, bezel juga menjadi elemen desain yang sangat menentukan karakter sebuah jam. Bezel berlapis berlian memberi kesan mewah, bezel keramik berwarna memberi kesan sporty, sementara bezel bergerigi (fluted) identik dengan tampilan klasik yang elegan.

Jenis-Jenis Bezel Fungsional dan Kegunaannya

1. Bezel Selam (Diving Bezel)

Ini adalah jenis bezel fungsional yang paling populer. Bezel selam memiliki skala 60 menit dan hanya bisa diputar berlawanan arah jarum jam (unidirectional). Penyelam menggunakannya untuk memantau berapa lama mereka sudah berada di bawah air, yang sangat penting untuk mengatur persediaan oksigen. Caranya sederhana: sebelum menyelam, penanda segitiga di posisi nol diputar hingga sejajar dengan jarum menit. Setelah itu, jarum menit akan menunjuk langsung ke angka yang menunjukkan berapa menit telah berlalu.

Alasan bezel ini hanya bisa berputar satu arah adalah soal keselamatan. Jika bezel tidak sengaja tersenggol, putarannya hanya akan membuat waktu yang tercatat terlihat lebih lama, bukan lebih singkat. Dengan begitu, penyelam akan cenderung naik ke permukaan lebih awal, bukan terlambat.

Di luar dunia selam, fungsi ini juga praktis untuk keperluan sehari-hari, misalnya menghitung waktu parkir, memasak mi instan, atau mengukur durasi rapat.

 

2. Bezel GMT

Bezel GMT memiliki skala 24 jam dan dipasangkan dengan jarum jam tambahan yang berputar sekali dalam 24 jam. Fungsinya adalah menampilkan zona waktu kedua. Misalnya, seseorang yang tinggal di Jakarta tetapi sering berkomunikasi dengan rekan di London bisa mengatur bezel GMT agar tahu waktu di kedua kota secara bersamaan. Dengan memutar bezel, pengguna bahkan bisa melacak zona waktu ketiga. Tak heran jam dengan bezel GMT sangat digemari oleh pilot, pebisnis, dan para pelancong.

Bezel GMT juga sering hadir dalam dua warna untuk membedakan siang dan malam. Kombinasi biru-merah atau hitam-biru adalah contoh yang cukup dikenal di kalangan penggemar jam.

 

3. Bezel Takimeter (Tachymeter)

Bezel takimeter umumnya ditemukan pada jam kronograf dan digunakan untuk mengukur kecepatan berdasarkan waktu tempuh pada jarak yang diketahui. Contohnya, jika sebuah mobil menempuh jarak satu kilometer dan kronograf dinyalakan dari titik awal hingga titik akhir, jarum detik kronograf akan menunjuk ke angka pada skala takimeter yang menunjukkan kecepatan rata-rata dalam kilometer per jam. Jika jarak satu kilometer ditempuh dalam 30 detik, jarum akan menunjuk ke angka 120, artinya kecepatannya 120 km/jam.

Karena erat kaitannya dengan dunia balap, bezel takimeter memberi nuansa sporty dan dinamis pada sebuah jam.

 

4. Bezel Kompas

Beberapa jam dirancang untuk aktivitas luar ruangan memiliki bezel dengan penanda arah mata angin. Dengan bantuan jarum jam dan posisi matahari, pengguna bisa menentukan arah utara dan selatan secara kasar. Metodenya adalah mengarahkan jarum jam ke matahari, lalu arah selatan (untuk belahan bumi utara) berada di tengah-tengah antara jarum jam dan angka 12. Bagi yang tinggal di belahan bumi selatan, perhitungannya sedikit berbeda. Fungsi ini memang tidak seakurat kompas magnetik, tetapi cukup membantu dalam keadaan darurat.

 

5. Bezel Hitung Mundur (Countdown Bezel)

Kebalikan dari bezel selam, bezel ini memiliki skala yang menurun, misalnya dari 60 ke 0. Pengguna memutar bezel agar angka yang diinginkan sejajar dengan jarum menit, lalu dapat melihat berapa sisa waktu sebelum tenggat tercapai. Bezel jenis ini cocok untuk mereka yang sering bekerja dengan batas waktu ketat, seperti presentasi, ujian, atau sesi latihan olahraga.

 

6. Bezel Slide Rule (Mistar Hitung)

Ini adalah jenis bezel yang paling kompleks. Bezel slide rule berfungsi seperti mistar hitung analog, memungkinkan pengguna melakukan perkalian, pembagian, konversi satuan, hingga menghitung konsumsi bahan bakar. Bezel ini banyak digunakan oleh pilot di era sebelum komputer penerbangan digital menjadi standar. Meski kini fungsinya lebih banyak dinikmati sebagai daya tarik historis, jam dengan bezel slide rule tetap memiliki penggemar setia.

Material Bezel dan Pengaruhnya

Selain fungsi, material bezel juga penting untuk diperhatikan. Bezel stainless steel tahan lama dan mudah dirawat, tetapi bisa tergores seiring waktu. Bezel aluminium ringan dan warnanya cerah, namun cenderung memudar dan lebih mudah tergores. Bezel keramik sangat tahan gores dan warnanya awet, meskipun bisa retak jika terbentur keras. Sementara itu, bezel safir menawarkan tampilan jernih dan mewah dengan ketahanan gores yang sangat tinggi, tetapi harganya jauh lebih mahal.

Pemilihan material sebaiknya disesuaikan dengan gaya hidup. Jika Anda aktif dan sering beraktivitas di luar ruangan, bezel keramik atau baja bisa menjadi pilihan yang lebih tahan banting.

Tips Memilih Jam Berdasarkan Bezel

Langkah pertama adalah memikirkan kebutuhan Anda. Jika sering bepergian lintas negara, bezel GMT jelas lebih berguna daripada bezel takimeter. Jika menyukai olahraga air atau sekadar ingin fungsi pengukur waktu yang praktis, bezel selam adalah pilihan yang serbaguna. Sementara itu, jika Anda lebih mementingkan penampilan untuk acara formal, bezel tetap yang polos atau bergerigi mungkin lebih sesuai.

Perhatikan juga kualitas mekanisme putarnya. Bezel yang baik terasa mantap saat diputar, dengan bunyi "klik" yang jelas dan tidak mudah bergeser sendiri. Terakhir, pastikan angka dan penanda pada bezel mudah dibaca, terutama jika jam tersebut memiliki lapisan luminous yang menyala dalam gelap.

Penutup

Bezel mungkin terlihat seperti detail kecil, tetapi perannya sangat besar. Komponen ini melindungi kaca jam, membentuk karakter desain, dan pada banyak model, berfungsi sebagai alat ukur yang cerdas, mulai dari menghitung waktu menyelam, membaca zona waktu lain, hingga mengukur kecepatan. Dengan memahami fungsi bezel, Anda tidak hanya bisa memilih jam yang sesuai kebutuhan, tetapi juga lebih menghargai kecerdikan rekayasa di balik sebuah jam tangan.

Jadi, lain kali Anda melirik pergelangan tangan, cobalah perhatikan bezel jam Anda. Siapa tahu, ada fungsi berguna yang selama ini belum pernah Anda manfaatkan.

Prev Post
Next Post

Leave a comment

All blog comments are checked prior to publishing

Someone recently bought a

Thanks for subscribing!

This email has been registered!

Shop the look

Choose Options

Recently Viewed

Edit Option
Back In Stock Notification
this is just a warning
Login
Shopping Cart
0 items
Cari
Keranjang Saya
Memuat keranjang...