Orient Star Kenalkan M45 F8 Mechanical Moon Phase Manual Winding

Orient Star kembali menghadirkan kejutan bagi para pecinta jam tangan mekanis dengan meluncurkan M45 F8 Mechanical Moon Phase Hand Winding, sebuah jam tangan yang memadukan estetika klasik dengan kompleksitas mekanis moon phase. Model ini menarik perhatian karena menjadi jam moon phase manual winding pertama dari Orient Star, sekaligus salah satu rilis dengan dial solid pertama dalam beberapa tahun terakhir dari koleksi Classic M45 milik brand asal Jepang ini.
Desain yang Mengusung Filosofi "Perjalanan Waktu yang Anggun"

Konsep desain M45 F8 mengangkat tema "a graceful passage of time" atau perjalanan waktu yang anggun. Alih-alih tampil ramai seperti banyak model Orient Star lainnya yang cenderung open-worked dan sarat detail, seri ini justru tampil lebih minimalis dan bersih. Jam ini hanya menampilkan jarum jam dan menit untuk penunjuk waktu, dilengkapi dua fitur khas Orient Star: indikator cadangan daya dan tampilan moon phase.
Dial berwarna putih keperakan dengan pola radial halus menjadi kanvas bagi jarum berbentuk daun berwarna biru yang telah melalui proses pelapisan (wrapping technique), menciptakan kontras elegan terhadap latar dial yang mengkilap. Sementara itu, jendela moon phase tampil bersih tanpa gangguan elemen lain seperti detik berjalan atau penunjuk tanggal—sesuatu yang cukup jarang ditemukan pada jam moon phase pada umumnya, namun justru menonjolkan kesan simpel dan elegan dari desain ini.
Bagian bulan pada moon phase dibuat dari material mother-of-pearl yang berkilau lembut, ditempatkan di atas latar biru bertabur bintang di dalam kaca kristal safir dua sisi berlapis anti-refleksi (SAR coating) yang melengkung, memungkinkan tampilan dial terlihat utuh dan jernih dari berbagai sudut.
Jantung Mekanis: Kaliber F8A62

Yang membuat M45 F8 istimewa bukan hanya tampilannya, melainkan juga jeroan mekanisnya. Jam ini digerakkan oleh kaliber manual winding in-house terbaru, F8A62, sebuah movement dua jarum yang dikembangkan khusus untuk merefleksikan tema kesederhanaan sekaligus memperkuat kesan klasik lewat profilnya yang ramping.
Beberapa keunggulan teknis kaliber F8A62 meliputi:
- Cadangan daya hingga 70 jam, memungkinkan jam tetap berjalan meski tidak dipakai setiap hari.
- Roda jangkar (escape wheel) berbahan silikon buatan in-house, yang membantu menjaga presisi dan mengurangi gesekan mekanis.
- Bridge dengan cut-out yang memperlihatkan roda jangkar berwarna biru langsung dari caseback transparan.
- Finishing Geneva stripes yang menyerupai jejak lintasan bintang (star trails), menambah nilai estetika pada bagian movement yang terlihat dari belakang jam.
- Jendela berbentuk bulan sabit (crescent-shaped window) sebagai sentuhan detail yang memperkuat tema langit malam pada keseluruhan desain.
Spesifikasi dan Harga

Secara umum, kedua model M45 F8 Mechanical Moon Phase memiliki dimensi case yang serupa, dengan case stainless steel berdiameter sekitar 39,5 mm dan ketebalan sekitar 11,9 mm—ukuran yang pas untuk gaya jam dress klasik. Caseback transparan dan disekrup (screwed down) memungkinkan pengguna mengagumi keindahan movement dari balik jam. Strap kulit sapi (bovine leather) berwarna hitam dengan jahitan kontras melengkapi tampilan, dengan lebar strap 20 mm dan pin buckle untuk penyesuaian yang mudah. Ketahanan air jam ini berada di kisaran 3 ATM, cukup untuk aktivitas ringan sehari-hari namun bukan untuk berenang atau menyelam.
Kesan Akhir
M45 F8 Mechanical Moon Phase Hand Winding menjadi bukti bahwa Orient Star mampu keluar dari zona nyaman desain yang biasanya cenderung ramai dan berlapis detail. Kombinasi antara movement manual winding in-house, roda jangkar silikon, serta detail moon phase bertema langit malam menjadikan seri ini salah satu rilis paling menarik dari brand ini dalam beberapa tahun terakhir. Baik model reguler yang lebih formal maupun edisi terbatas yang lebih dramatis sama-sama menawarkan daya tarik tersendiri bagi kolektor maupun penggemar jam mekanis klasik yang menghargai kesederhanaan dengan sentuhan kompleksitas teknis di baliknya.
