Skip to content

Selamat Datang di GALERY JAM TANGAN

100% Original Product

Garansi Resmi

Kualitas Terjamin

News

Ressence Berkolaborasi dengan Seniman Jules Wittock untuk Jam Tangan Kinetik TYPE 9 Labyrinth

17 Sep 2026 0 Comments

Brand jam tangan independen asal Belgia, Ressence, kembali menghadirkan kejutan lewat seri Art Watch andalannya. Kali ini, mereka menggandeng seniman kontemporer Jules Wittock untuk menciptakan TYPE 9 Jules Wittock, sebuah jam tangan yang mengubah labirin buatan tangan menjadi karya seni kinetik yang terus bergerak sepanjang hari.

Siapa Jules Wittock?

Jules Wittock adalah seniman asal Brussels yang dikenal lewat karyanya menggambar labirin secara freehand — tanpa bantuan alat ukur atau template. Setiap labirin yang ia buat menyembunyikan satu kata rahasia di sepanjang satu-satunya jalur yang menghubungkan pintu masuk dan pintu keluar. Wittock biasanya melukis di atas kanvas linen menggunakan cat akrilik atau minyak, dengan beberapa karyanya berukuran hingga 10 meter. Ia juga pernah membuat mural langit-langit di Istana Kehakiman Brussels dan telah bereksperimen dengan patung perunggu serta aluminium. Baginya, menyembunyikan sesuatu di dalam karya lukisnya adalah bagian dari daya tarik utama proses berkarya.

Labirin yang Hidup di Atas Dial yang Berputar

Yang membuat kolaborasi ini istimewa bukan sekadar mencetak ulang gambar Wittock secara statis ke permukaan dial, melainkan mengintegrasikannya langsung ke piringan planetary yang berputar pada mekanisme khas Ressence, ROCS (Ressence Orbital Convex System). Karena piringan ini terus berotasi sepanjang waktu, pola labirin buatan Wittock akan selalu berubah bentuk dan "terurai" — hanya pada pukul 12 siang dan 12 malam pola tersebut akan selaras sempurna sehingga kata rahasia di dalamnya bisa terbaca oleh pemiliknya. Di luar dua momen itu, yang terlihat hanyalah pola abstrak yang menyerupai jaringan otak namun tetap enak dipandang bahkan tanpa mengetahui kaitannya dengan seni labirin.

Pada bezel tetap di bagian luar jam, terdapat dua penanda "In" dan "Out" yang memberi petunjuk arah bagi siapa pun yang penasaran ingin memecahkan labirinnya.

Dua Varian Warna

TYPE 9 Jules Wittock hadir dalam dua pilihan:

  • T9 JWB (Black) — dial hitam dengan labirin berwarna putih, dipadukan case titanium berlapis DLC hitam dan tali kulit hitam.
  • T9 JWE (Emerald Green) — dial hijau zamrud dengan labirin putih, case titanium grade 5 yang dipoles, serta efek warna yang bergeser dari hijau ke ungu tergantung sudut cahaya, dipasangkan dengan tali kulit putih.

Pada kedua varian, pola labirin diukir sedalam 0,2 mm ke dalam pelat dial titanium, lalu diisi secara manual menggunakan lacquer putih dan material Super-LumiNova agar tetap terlihat dalam gelap.

Spesifikasi Teknis

TYPE 9 sendiri merupakan model paling ringkas dan ringan yang pernah dibuat Ressence. Beberapa spesifikasi utamanya:

  • Case: 39mm x 11mm, titanium grade 5 (atau titanium berlapis DLC hitam untuk versi Black)
  • Berat: hanya 42 gram termasuk tali
  • Kristal: sapphire domed dengan lapisan anti-refleksi di sisi dalam
  • Ketahanan air: 10m (splash-resistant)
  • Mekanisme: modul ROCS 9 yang digerakkan oleh basis otomatis ETA 2892-2 yang telah dimodifikasi
  • Frekuensi: 28.800 vph dengan 31 jewel, 20 roda gigi, dan 4 ball bearing
  • Cadangan daya: 36 jam
  • Jumlah komponen: 182 bagian

Salah satu ciri khas Ressence adalah ketiadaan crown pada jam tangannya. Pengaturan waktu dan winding dilakukan lewat sistem rotasi pada bagian belakang case (caseback), sehingga profil jam tetap ramping tanpa tombol yang mengganggu — dan bisa dikenakan di pergelangan tangan mana pun tanpa masalah.

Edisi Terbatas dan Harga

TYPE 9 Jules Wittock diproduksi dalam jumlah sangat terbatas: masing-masing 30 unit untuk varian Emerald Green dan Black, total 60 unit di seluruh dunia. Jam tangan ini dibanderol seharga CHF 20.000 (belum termasuk pajak), sejalan dengan harga kolaborasi seni Ressence sebelumnya, dan sudah bisa dipesan melalui Ressence maupun jaringan retailer resminya.

Bagian dari Tradisi Art Watch Ressence

Sejak didirikan pada 2010 oleh desainer industrial Benoît Mintiens, Ressence dikenal lewat pendekatan desain yang mengedepankan kesederhanaan visual — tanpa crown, tanpa jarum jam konvensional, dan waktu yang "mengorbit" seperti planet mengelilingi matahari berkat teknologi ROCS. Setiap tahun, brand ini secara rutin merilis satu edisi Art Watch hasil kolaborasi dengan seniman berbeda. Beberapa nama besar yang pernah berkolaborasi dengan Ressence antara lain Stefan Sagmeister (2020), Alain Silberstein (2022), Shantell Martin (2024), Daniel Engelberg (2025), dan Terumasa Ikeda di awal tahun ini. Jules Wittock menjadi seniman pertama dalam rangkaian ini yang benar-benar memberi pemilik jam sesuatu untuk "dipecahkan" — bukan sekadar dinikmati secara visual.

Kesimpulan

TYPE 9 Jules Wittock adalah contoh menarik bagaimana batas antara jam tangan fungsional dan karya seni interaktif semakin kabur. Alih-alih menjadikan dial hanya sebagai kanvas statis, Ressence memanfaatkan pergerakan mekanisme ROCS untuk menghidupkan labirin karya Wittock — menjadikannya sebuah karya yang terus berubah, menyimpan rahasia, dan hanya mengungkapkan jawabannya dua kali sehari. Bagi kolektor jam tangan independen yang menghargai perpaduan antara horologi dan seni kontemporer, edisi terbatas ini jelas menjadi salah satu rilisan paling menarik tahun ini.

Prev Post
Next Post

Leave a comment

All blog comments are checked prior to publishing

Someone recently bought a

Thanks for subscribing!

This email has been registered!

Shop the look

Choose Options

Recently Viewed

Edit Option
Back In Stock Notification
this is just a warning
Login
Shopping Cart
0 items
Cari
Keranjang Saya
Memuat keranjang...