Langsung ke konten

Selamat Datang di GALERY JAM TANGAN

100% Original Product

Garansi Resmi

Kualitas Terjamin

News

Kebiasaan yang Bisa Membuat Kaca Jam Tangan Buram

18 Oct 2026 0 komentar

Kaca jam tangan yang jernih membuat dial terlihat tajam dan jam tampak terawat. Sayangnya, banyak pemilik jam tidak sadar bahwa kebiasaan sehari-hari justru bisa membuat kaca jam menjadi buram.

Kaca jam bisa buram karena dua penyebab berbeda:

  • Buram dari dalam, biasanya berupa embun atau uap air yang terperangkap di dalam case. Ini tanda ada kelembapan yang masuk dan bisa merusak dial serta mesin jam.
  • Buram dari luar, biasanya karena goresan halus, kotoran yang menempel, atau lapisan pelindung kaca yang rusak.

Mengenali jenisnya penting, karena cara mengatasinya berbeda. Berikut kebiasaan-kebiasaan yang perlu dihindari.

Kebiasaan yang Membuat Kaca Berembun dari Dalam

1. Memakai Jam Saat Mandi Air Panas atau di Sauna

Uap panas dari mandi air hangat, sauna, atau ruang uap bisa menyusup melalui celah kecil di case, terutama jika karet penyegel (gasket) sudah tidak elastis. Saat jam kembali ke suhu normal, uap itu mengembun di bagian dalam kaca. Bahkan jam dengan rating tahan air pun bisa terdampak, karena panas membuat gasket memuai dan menyusut.

2. Sering Berpindah dari Ruangan Ber-AC ke Udara Panas

Kebiasaan ini sangat umum di Indonesia. Keluar dari ruangan atau mobil ber-AC yang dingin ke udara luar yang panas dan lembap bisa memicu embun di permukaan kaca. Jika di dalam case sudah ada kelembapan yang terperangkap, perubahan suhu mendadak akan membuat embun muncul di sisi dalam.

3. Lupa Mengunci Mahkota atau Menekan Tombol di Dalam Air

Mahkota yang tidak dikunci rapat atau masih dalam posisi tertarik adalah jalan masuk air yang paling umum. Begitu pula menekan tombol chronograph saat jam terendam air. Kebanyakan jam tidak dirancang untuk dioperasikan di bawah air, kecuali disebutkan jelas oleh pabriknya.

4. Berenang dengan Jam yang Tidak Cukup Tahan Air

Jam bertuliskan water resistant 30 meter atau 3 ATM hanya tahan cipratan, bukan untuk berenang. Untuk berenang, sebaiknya gunakan jam dengan ketahanan minimal 100 meter atau 10 ATM.

5. Tidak Pernah Mengganti Gasket

Gasket karet di case back, mahkota, dan kaca bisa mengeras dan retak seiring waktu. Tanpa pengecekan rutin, ketahanan air jam akan menurun tanpa disadari.

Kebiasaan yang Membuat Kaca Buram dari Luar

6. Mengelap Kaca dengan Baju atau Tisu Kasar

Menggosok kaca jam dengan ujung baju, tisu, atau kain kasar memang praktis, tetapi debu dan pasir halus yang ikut tergosok bisa meninggalkan goresan mikro. Lama-kelamaan, ribuan goresan halus ini membuat kaca tampak kusam dan berkabut.

7. Memakai Jam Berdampingan dengan Gelang atau Perhiasan

Gelang logam, cincin, atau perhiasan lain yang terus bergesekan dengan jam bisa menggores kaca, terutama kaca akrilik dan mineral yang lebih lunak.

8. Membersihkan dengan Bahan Kimia Keras

Alkohol, aseton, cairan pembersih kaca rumah tangga, atau pelarut lain bisa merusak kaca akrilik dan lapisan anti-reflektif (AR coating) di permukaan luar kaca. Lapisan yang rusak akan tampak belang dan berkabut, dan biasanya tidak bisa diperbaiki selain dengan mengganti kaca.

9. Membiarkan Parfum, Losion, dan Keringat Menempel

Semprotan parfum, sisa losion, tabir surya, dan keringat bisa meninggalkan lapisan minyak yang membuat kaca tampak buram. Jika dibiarkan lama, residu ini makin sulit dibersihkan.

10. Membenturkan Jam ke Permukaan Keras

Benturan ke meja, dinding, atau pintu, sekecil apa pun, bisa meninggalkan goresan dan retakan halus. Pada kaca mineral, benturan keras juga bisa menimbulkan retak rambut yang membuat kaca tampak tidak jernih.

Cara Mengatasi dan Mencegah Kaca Buram

Jika Kaca Berembun dari Dalam

  1. Lepaskan jam dan amati. Jika embun hilang dengan sendirinya setelah beberapa menit dan tidak muncul lagi, kemungkinan hanya akibat perubahan suhu ringan.
  2. Segera bawa ke servis jika embun menetap atau berulang. Ini tanda ada air atau kelembapan di dalam case. Kelembapan yang dibiarkan bisa menimbulkan karat pada mesin dan noda permanen pada dial.
  3. Jangan membuka case back sendiri atau memanaskan jam dengan hair dryer, karena bisa merusak komponen dan gasket.

Jika Kaca Buram dari Luar

  1. Bersihkan dengan benar. Gunakan kain mikrofiber yang bersih. Jika perlu, basahi sedikit dengan air atau air sabun lembut, lalu keringkan.
  2. Poles kaca akrilik dengan pasta poles khusus akrilik untuk menghilangkan goresan halus.
  3. Ganti kaca jika goresan pada kaca mineral atau safir sudah dalam, atau jika lapisan anti-reflektif rusak.

Kebiasaan Baik untuk Mencegahnya

  • Lepas jam sebelum mandi air panas, ke sauna, atau berendam di air hangat.
  • Selalu pastikan mahkota terkunci rapat sebelum terkena air.
  • Pilih jam dengan ketahanan air yang sesuai aktivitas Anda.
  • Lap kaca hanya dengan kain mikrofiber, bukan baju atau tisu.
  • Pakai parfum dan losion sebelum memakai jam, dan biarkan kering terlebih dahulu.
  • Simpan jam di kotak atau pouch terpisah agar tidak bergesekan dengan benda lain.
  • Lakukan pengecekan gasket dan uji tahan air saat servis berkala, idealnya setiap 2 hingga 3 tahun untuk jam yang sering terkena air.

Kesimpulan

Kaca jam yang buram sering kali bukan karena kualitas jam yang buruk, melainkan akibat kebiasaan kecil yang terus diulang. Embun di dalam kaca adalah tanda bahaya yang perlu segera ditangani, sementara kaca buram dari luar umumnya bisa dicegah dengan cara membersihkan dan memakai jam yang benar. Dengan mengubah beberapa kebiasaan sederhana, kaca jam Anda akan tetap jernih dan jam tetap awet untuk waktu yang lama.

Postingan Sebelumnya
Postingan Berikutnya

Tulis komentar

All blog comments are checked prior to publishing

Someone recently bought a

Terima kasih sudah berlangganan

Email ini sudah teregistrasi!

Shop the look

Pilih Opsi

Yang Tadi Dilihat

Ubah Opsi
Back In Stock Notification
this is just a warning
Masuk
Keranjang Saya
0 Barang
Cari
Keranjang Saya
Memuat keranjang...