Langsung ke konten

Selamat Datang di GALERY JAM TANGAN

100% Original Product

Garansi Resmi

Kualitas Terjamin

News

"Rayakan 145 Tahun, Seiko Luncurkan 6 Edisi Terbatas dengan Sentuhan Edo Purple Khas Tokyo"

08 Aug 2026

Seiko, salah satu nama paling ikonik dalam industri jam tangan Jepang, resmi merayakan usianya yang ke-145 tahun dengan cara yang sarat makna budaya. Alih-alih sekadar merilis edisi khusus dengan logo emas atau ukiran angka tahun, Seiko justru menggali warisan estetika Kota Tokyo lewat sebuah warna yang jarang tampil di dunia horologi: Edo Purple (ungu Edo). Enam jam tangan limited edition dari berbagai lini produk Seiko kini tampil dengan sentuhan warna khas ini, menjadikannya salah satu koleksi ulang tahun paling ekspresif dan bermakna budaya yang pernah dirilis Seiko.

Apa Itu "Edo Purple"?

Edo adalah nama lama Kota Tokyo sebelum berganti nama pada pertengahan abad ke-19. Warna ungu yang disebut "Edo Murasaki" ini merupakan warna tradisional yang populer pada era tersebut dan menjadi simbol keanggunan serta kreativitas khas budaya Jepang kuno. Dengan menghadirkan warna ini di seluruh koleksi anniversary-nya, Seiko ingin merepresentasikan tradisi yang diwariskan dari Edo kuno hingga Tokyo modern, sekaligus semangat kreativitas yang menjadi identitas kota metropolitan terbesar di Jepang tersebut.

Menariknya, Seiko tidak hanya mengaplikasikan satu warna ungu yang sama secara seragam di enam jam tangan tersebut. Sebaliknya, mereka memvariasikan gradasi, tekstur, hingga penempatan warna ungu di setiap model, dipadukan dengan aksen berwarna emas (gold-colored) yang memberi kesan mewah dan meriah khas jam tangan perayaan.

 

Enam Model dalam Koleksi Edo Purple


1. Prospex Alpinist (HBC006)

Jam gunung ikonik Seiko ini tampil dengan dial ungu bertekstur brushed yang dipadukan aksen emas. Ukurannya 39,5 mm dengan mesin otomatis kaliber 6R55, dan diproduksi terbatas sebanyak 7.000 unit.

Alpinist modern ini mewujudkan semangat jam tangan olahraga pertama Seiko, Laurel Alpinist, yang lahir pada tahun 1959. Dengan fitur-fitur yang dirancang untuk penggunaan luar ruangan dan sentuhan keanggunan yang menyenangkan, Alpinist telah berkembang mengikuti perkembangan zaman menjadi jam tangan olahraga klasik untuk setiap kesempatan.

2. Prospex Speedtimer (HBJ005

Chronograph solar bertenaga surya ini terinspirasi dari desain Speedtimer klasik era 1960–1970-an. Dial dan insert bezel aluminium bertakometer diberi aksen ungu yang membuatnya tampil khas namun tetap fungsional. Jam ini mengusung kaliber V192 berukuran 41,4 mm dan terbatas hingga 8.000 unit.

3. Astron GPS Solar (HAB011)

Warna dial model ini terinspirasi dari “ungu Edo,” sebuah corak yang mewujudkan kepekaan estetika Tokyo pada periode Edo dan mewakili warisan budaya yang akan diwariskan kepada generasi mendatang. Pola horizontal dengan lebar yang bervariasi antara bagian atas dan bawah, dikombinasikan dengan sentuhan akhir gradasi, menciptakan dial dengan kedalaman yang kaya dan tekstur yang halus.

Sebagai salah satu inovasi elektronik terbesar Seiko sejak diperkenalkan pada 2012, Astron edisi ulang tahun ini menampilkan dial ungu dengan gradasi vertikal dipadu pola garis horizontal yang menciptakan kesan kedalaman dan dinamika visual, menggambarkan suasana langit senja. Center link keramik pada bracelet menambah kesan mewah. Model ini menggunakan case titanium/keramik berukuran 43,3 mm, kaliber 5X83, dan hanya diproduksi 2.000 unit — menjadikannya salah satu model paling eksklusif dalam koleksi ini.

4. Presage Cocktail Time GMT (HCB006)

Dial dengan pola radial yang indah, ciri khas dari seri Cocktail Time, mengekspresikan "Edo Murasaki", sebuah koktail orisinal dengan nuansa ungu yang khas yang diciptakan dalam kolaborasi dengan Hisashi Kishi, pemilik STAR BAR.

Logo dan jarum GMT menampilkan warna emas, membangkitkan masa depan yang cerah dan menjanjikan sekaligus menambahkan sentuhan keanggunan pada desain.
Bagian belakang case juga ditandai dengan tulisan "LIMITED EDITION", menandakan eksklusivitas jam tangan tersebut.

5. Seiko 5 Sports SKX (HDB003)

Berdasarkan SKX series yang populer, model ini menampilkan warna dial yang terinspirasi oleh “Edo-murasaki”. Nuansa ungu yang populer pada pakaian selama periode Edo menjadikannya menarik untuk dipasangkan dengan mode kontemporer.

Logo Seiko 5 Sports menampilkan tulisan emas yang membangkitkan “masa depan yang cerah,” mengekspresikan kemegahan peringatan 145 tahun.
Gelang stainless steel menampilkan desain tiga baris, memastikan kenyamanan saat menempel pada kulit dan memancarkan kesan elegan yang mewah. 

Model paling terjangkau dalam koleksi ini menghadirkan warna "Edo Murasaki" — bukan terinspirasi koktail seperti model Presage, melainkan warna yang memang populer pada era Edo. Jam ini tetap mempertahankan bentuk case standar produksi seukuran 42,5 mm dengan mesin otomatis 4R36 bertenaga cadangan 41 jam, dan diproduksi hingga 9.999 unit — jumlah paling banyak di antara seluruh koleksi.

6. Seiko Selection "Rotocall" (HFL001)

Model paling unik sekaligus nostalgik dalam koleksi ini. Rotocall pertama kali diperkenalkan pada 1982 dan sempat dihidupkan kembali pada 2025. Desainnya yang khas dengan saklar putar (rotary switch) untuk mengakses fungsi alarm, timer, dan stopwatch membuatnya populer di kalangan penggemar jam vintage, bahkan dikabarkan pernah digunakan oleh para astronaut. Pada edisi Edo Purple ini, saklar putar tersebut hadir dalam warna ungu dipadukan case serba hitam, menciptakan tampilan yang berani dan berkarakter kuat. Jam digital kuarsa kaliber A824 ini dibanderol seharga 585 dolar AS dan dibatasi hingga 4.000 unit.

Harga dan Ketersediaan

Seluruh model dalam koleksi Edo Purple akan tersedia mulai Oktober 2026 di Seiko Boutique dan gerai retail resmi terpilih di seluruh dunia. Kisaran harganya cukup luas, mulai dari 450 dolar AS untuk Seiko 5 Sports SKX hingga 2.900 dolar AS untuk Astron GPS Solar sebagai model termahal. Setiap jam dalam koleksi ini juga dilengkapi ukiran khusus "LIMITED EDITION" pada case back-nya sebagai penanda keeksklusifan.

Mengapa Koleksi Ini Layak Diperhatikan Kolektor?

Yang membuat koleksi Edo Purple ini menarik bukan sekadar soal warna yang jarang digunakan di industri jam tangan arus utama, melainkan juga bagaimana Seiko berhasil menghadirkan satu tema warna secara konsisten namun tetap variatif di berbagai lini produk yang punya karakter sangat berbeda — dari jam gunung mekanikal, chronograph solar, smartwatch GPS, jam koktail bergaya dressy, hingga jam digital retro. Kombinasi warisan budaya dan keragaman desain teknis inilah yang menjadikan koleksi ini istimewa, khususnya bagi kolektor yang mengapresiasi cerita di balik sebuah jam tangan, bukan hanya tampilannya semata.

Bagi calon pembeli yang tertarik mengoleksi salah satu model ini, ada baiknya memantau Seiko Boutique maupun retailer resmi mendekati bulan Oktober 2026, terutama untuk model dengan jumlah produksi paling terbatas seperti Astron GPS Solar dan Rotocall, yang kemungkinan besar akan cepat terjual habis mengingat eksklusivitas dan daya tarik kisah di baliknya.

Kesimpulan

Perayaan 145 tahun Seiko lewat koleksi Edo Purple menjadi contoh menarik bagaimana sebuah brand jam tangan besar bisa merayakan sejarah panjangnya tanpa harus terjebak nostalgia semata. Dengan mengangkat warna tradisional yang jarang dieksplorasi serta menghubungkannya dengan kisah budaya Tokyo, Seiko berhasil menciptakan koleksi yang tidak hanya indah secara visual, tapi juga kaya makna historis. Bagi kamu pecinta jam tangan Jepang, model mana dari keenam koleksi Edo Purple ini yang paling menarik perhatianmu?



Postingan Sebelumnya
Postingan Berikutnya
Someone recently bought a

Terima kasih sudah berlangganan

Email ini sudah teregistrasi!

Shop the look

Pilih Opsi

Yang Tadi Dilihat

Ubah Opsi
Back In Stock Notification
this is just a warning
Masuk
Keranjang Saya
0 Barang
Cari
Keranjang Saya
Memuat keranjang...